“Lihatlah orang yang dibawahmu dan jangan lihat orang yang diatasmu, hal itu lebih baik sehingga engkau tidak menyepelekan nikmat
Allah.” (HR Muslim)

kebahagiaan bukan hanya terletak pada harta semata. Berapa banyak wanita yang memiliki suami kaya
hartanya namun bakhil perasaan dan cintanya. Sementara yang lain
memiliki suami yang fakir hartanya namun kaya perasaannya dan cinta
kepada istri dan rumahnya.
Hendaklah seorang istri selalu ridha menerima suaminya yang mencintai dirinya. Kebahagiaan itu bukan
hanya terletak pada makanan dan minuman, bukan berhias dengan pakaian mahal, perabotan mewah, emas perak dan kendaraan yang
banyak. Namun kekayaan itu
letaknya dalam dada dan hati yang tenang, penuh dengan cinta dan keimanan.

Mudah mudahan renungan ini bermanfaat dan mengingatkan kita semua.

View on Path

Perihal Abu Afifah
Zaenal Arifin sang Penuntut Ilmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: