Standar

Demi Allah, dunia dibanding dgn akhirat ibarat seseorang yg mencelupkan jarinya kelaut, yg tersisa dijarinya itulah kehidupan dunia.
(HR Muslim)

Janganlah terlalu direpotkan oleh masalah-masalah kita didunia, karena sesungguhnya masalah yang kita hadapi di akhirat jauh lebih berat :’)

Janganlah pula hati kita gelisah oleh hal yg fana, karena sesungguhnya yg layak kita gelisahkan adalah saat kita berada di yaumul hisab :’)

Sudah seberapakah amalan yang kita bawa? Sisa hidup kita tak seberapa lama :’)

Bersyukur karena Allah masih memberi kesempatan kepada kita untuk mengumpulkan bekal :’)

Menyibukkan diri dgn amal kebaikan, bukan memperbincangkan kesalahan yg telah berlalu, bukan membanggakan apa saja yg mampu kita kerjakan :’)

Jalani semua dengan keikhlasan dan mari kita lihat ke depan. Jalan masih terbentang untuk sebuah ampunan :’)

Jalan masih terbentang untuk sebuah amalan. Jalan masih terbentang untuk sebuah kesempatan :’)

Allah Maha Penyayang dan dengan kasih sayang-Nya lah hati ini masih bersatu di jalan kebaikan :’)

Dengan kasih sayang-Nya lah segala khilaf dan dosa kita tidak dinampakkan :’)

Dengan kasih sayang-Nya lah doa dan harapan senantiasa dikabulkan :’)

Mari segera kita berbenah, jangan biarkan diri kita lengah oleh bisikan setan yang selalu membuat kita gelisah :’)

Mari kita menata hati, agar selalu dalam naungan ridha Ilahi. In syaa Allah kelak kita bersua di surga-Nya nanti

Semoga renungan ini bermanfaat..

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s