Teruntuk mereka yang masih mengaku muda
yang seringkali urusan nafsu lebih utama daripada sabar dan berpikir

Meski sudah banyak yang menuliskan
tapi tak mengapa terus saja untuk sampaikan tentang keharaman pacaran

Nggak sedikit yang tersiar kabar duka dan lara
dulu urusan cinta menjadi manis
kini ketika hilang menjadi ironis dan penuh sinis

Ketika timeline tak pernah berhenti berucap “beibh, udah maem beyum”
setelah putus, tinggalah jari yg lelah menghapusnya

Mereka para pelaku pacaran kemudian beralasan
nggak semua pacaran berakhir zina
begitu alasan mereka pertaruhkan cinta

Maka tinggalah diri ini membalas dengan satu ucapan
namun, semua pacaran adalah proses mendekati zina

Wanita senantiasa salahkan pria saat kehamilan terjadi
minta tanggung jawab atas anak yg terkandung

Apakah mereka lupa, wanita menggoda, lelaki tergoda
eksekusinya atas keduanya, sebab nafsu lebih utama dari iman

Akhukum,

Rizqi Awal
http://www.telegram.me/rizqiawal
@rizqiawal

View on Path

Perihal Abu Afifah
Zaenal Arifin sang Penuntut Ilmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: