ALLAH TIDAK BUTUH IBADAH KITA, kitalah sebagai makhluk-Nya yg butuh Allah
.
MALAS BERIBADAH?? BACA INI YA…
Sahabat..Walaupun Allah memerintahkan kita untuk beribadah, memberitakan bahwa tujuan kita diciptakan adalah untuk beribadah kepada-Nya, namun bukan berarti Allah membutuhkan ibadah kita. Tidak ada manfaat yg Allah ambil dari kita dgn ibadah itu, karena Allah Maha Kaya, Maha Sempurna dan Maha Kuasa. Hal ini sudah dijelaskan dlm Al-Quran:
“Hai manusia, kamulah yg membutuhkan kpd Allah; dan DIA-lah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir: 15)

Semua manfaat ibadah yg kita lakukan itu akan kembali kpd kita sendiri. Karena manusia adalah makhluk lemah, miskin dan tak sempurna, tentunya butuh Dzat Yang Maha Pemberi rizki.
“Dan barangsiapa yg bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yg ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia.” (QS. An-Naml: 40)

Begitu pun, jika seluruh manusia kufur kpd Allah, tidak beribadah kepada-Nya, menelantarkan perintah-Nya dan melanggar larangan-Nya, maka hal itu tidak membahayakan Allah sama sekali. Akan tetapi kemadaratannya akan kembali kpd manusia itu sendiri.
“Katakanlah: “Hai manusia, sesungguhnya teIah datang kepadamu kebenaran (Al-Quran) dari Tuhanmu, sebab itu barangsiapa yg mendapat petunjuk maka sesungguhnya (petunjuk itu) untuk kebaikan dirinya sendiri. Dan barangsiapa yg sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri. Dan aku (Yunus) bukanlah seorang penjaga terhadap dirimu.” (QS. Yunus: 108)

Allah SWT pun berfirman dlm hadits qudsi:
“Wahai hamba-hamba-Ku, andai orang-orang terdahulu kalian dan paling akhir, manusia dan jin, seluruhnya berhati orang yg paling takwa diantara kalian, hal itu tidak akan menambah kerajaan-Ku sedikit pun. Wahai hamba-hamba-Ku, andai orang-orang terdahulu kalian dan paling akhir, manusia dan jin, seluruhnya berhati orang yg paling jahat diantara kalian, hal itu pun tidak akan pernah mengurangi sedikit pun dari kerajaan-Ku.” (HR Muslim)
.
Maka masihkah kita perlu mempertahankan sifat malas beribadah?
Siapa butuh siapa ??

Silahkan KLIK&SHARE jika dirasa bermanfaat…..

View on Path

Perihal Abu Afifah
Zaenal Arifin sang Penuntut Ilmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: