Bangga dengan jabatan yang kau miliki, tapi tidakkah kau bangga dengan jabatanmu sebagai “hamba Allah”?

Apakah sesungguhnya nikmat yang tiada tara? Yakni dijadikan hamba yang mukmin oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan Allah menjelaskan dalam firman-Nya, “Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Maidah:3).

Maka, bersyukurlah atas nikmat Allah yang berupa nikmat iman. Bisa jadi, Allah memberikan nikmat harta, kekayaan pada setiap orang. Tapi… hanya hamba-hamba yang dicintai-Nya lah yang diberi nikmat yang luar biasa berupa iman.

Kontribusi oleh @nurulhayatku

like and share semoga bermanfaat

View on Path

Perihal Abu Afifah
Zaenal Arifin sang Penuntut Ilmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: