Seseorang tatkala di hadapan manusia, di hadapan banyak orang, maka dia pun malu untuk bermaksiat kepada AllahSubhanahu wa Ta’ala. Namun tatkala dia bersendirian, dia tidak ragu-ragu untuk melepaskan tabir malu dari dirinya. Lantas dia pun menerjang hal-hal yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

http://www.radiorodja.com/2016/06/13/awas-ada-yang-lihat-ustadz-firanda-andirja-ma/#axzz4BbKEkPjR

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s