Beriklan Secara Syariah Hasilnya Berkah.

Standar

Hukum Berjualan Di Facebook Dan Beriklan Di Kolom Komentar

facebook_legal-100025709-gallery

Berjualan property syariah, maka cara-cara yang kita tempuhpun harus secara syariah. Dimana kita tidak boleh melanggar dengan apa apa yang telah kita sepakati.

Ketika kita membuat akun face book, kita setuju/sepakat untuk tunduk pada “term and service” atau aturan yang ada. Oleh karenanya Sebaiknya beriklan di facebook juga harus mengikuti aturan yang kita sepakati tersebut, yaitu Timeline Facebook tidak digunakan untuk berjualan secara penuh, kalau gak mau akun kita tahu tahi di ban sama Mark Zuckerberg.

Boleh berjualan di akun pribadi asalkan tidak sering sekali sebagaimana sebuah toko online. Jika ingin berjualan penuh maka gunakan Fanpage facebook

Media sosial (medsos) sepertinya memang sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang saat ini. Termasuk juga digunakan untuk berjualan. Salah satu medsos yang cukup populer di Indonesia adalah Facebok. Sempat diperbincangkan apa hukumnya jualan di facebook karena diberitakan ada larangannya dari pihak facebook.

Seorang muslim harus mematuhi aturan dan syarat yang sudah disepakati

Ini sebagaimana dalam hadits,

وَالْمُسْلِمُوْنَ عَلَى شُرُوْطِهِمْ إِلاَّ شَرْطًا حَرَّمَ حَلاَلاً أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا

“Seorang muslim wajib menunaikan persyaratan yang telah disepakati kecuali persyaratan yang mengharamkan yang halal atau menghalalkan yang haram.” (HR. Muslim).

Salah satu contoh yang diterapkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhammad bin shalih Al-‘Ustaimin rahimahullah,

أن النبي صلّى الله عليه وسلّم اشترى من جابر بن عبد الله ـ رضي الله عنهما ـ جملاً اشترط جابر حُملانه إلى المدينة ، فوافقه النبي صلّى الله عليه وسلّم على ذلك» ، وهذا نفع معلوم في المبيع ، فهو كسُكنى الدار شهراً”.

“Nabi shallallahu alaihi wa sallam membeli unta dari Jabir bin Abdullah radhiallahu’anhu, kemudian Jabir memberikan syarat agar bisa menunggangginya sampai ke Madinah. Beliau menyetujui syarat tersebut. Ini adala manfaat yang jelas dalam jual beli, sebagaimana (syarat) boleh tinggal di rumah selama sebulan (Syarhul mumti’ 8/231-232).

Patuh terhadap persyaratan yang ditetapkan Facebook

Jika kita membuat akun Facebook, tentu kita dianggap telah menyepakati ketentuan yang ditetapkan oleh pihak facebook. Aturan tersebut diantaranya:

“You will not use your personal timeline primarily for your own commercial gain, and will use a Facebook Page for such purposes.” (Section 4.4) [1]

Bisa kita perhatikan bahwa kita tidak menggunakan akun pribadi facebook untuk tujuan komersial, tetapi ada kata-kata “primarily” yang artinya tidak menjadi tujuan utama. Sehingga masih boleh mem-posting dengan tujuan komersil seperti jualan dan lain-lain, asalkan tidak terlalu sering sebagaimana sebuah toko online. Misalnya kadang kala kita punya barang yang tidak kita perlukan lagi, daripada dibuang lebih baik kita jual saja, kita bisa menjualnya di akun pribadi kita.

Bagaimana jika ingin berjualan sebagaimana toko online? Kita bisa perhatikan kata-kata “will use a Facebook Page for such purposes”. Maka boleh berjualan total dengan menggunakan page facebook, jika memang tujuan pembuatan page adalah untuk berjualan.

Aturan ini bukanlah persyaratan yang melanggar syariat. Karena kebijakan ini tentunya di buat pihak facebook untuk kenyamanan pengguna facebook. Tentu kita tidak merasa nyaman jika di facebook banyak sekali yang menawarkan jualannya, padahal kita ingin silaturahmi dan saling mengenal satu-sama lainnya.

Adapun jika suatu persyaratan itu melanggar syariat, maka persyaratan tersebut batal. Rasulullah shallallahu a’lahi wa sallam bersabda,

كُلُّ شَرْطٍ خَالَفَ كِتَابَ اللَّهِ فَهُوَ بَاطِلٌ وَإِنْ اشْتَرَطَ مِائَةَ شَرْطٍ

Segala persyaratan atau perjanjian yang tidak terdapat dalam hukum Allah adalah persyaratan yang batil.” (HR. Bukhari).

Sebaiknya tidak memasang iklan di komentar status orang lain

Mungkin ini yang dikenal dengan “spam komentar” yaitu memasang iklan berjualan di komentar status orang lain yang tidak diharapkan. Biasanya di status orang yang terkenal atau yang memiliki follower banyak atau pada status yang ramai dikomentari, sehingga harapannya iklannya akan dibaca oleh banyak orang juga.

Sebaiknya ini dihindari karena bagi beberapa orang terutama yang punya status, komentar iklan semacam ini terasa menganggu. Mereka sedang asyik berbalas komentar, harus terganggu dan putus karena ada iklan yang tidak diharapkan. Terlebih lagi biasanya yang memasang komentar iklan tidak meminta izin terlebih dahulu. Biasanya oleh pemilik status, komentar iklan ini akan dihapus karena merasa terganggu. Dan hal seperti ini pun sebenarnya dilarang dalam persyaratan yang ditetapkan oleh facebook:

You will not post unauthorized commercial communications (such as spam) on Facebook. (Section 3.1) [2]

Dan sebaiknya kita tidak membuat orang lain tidak nyaman dan ini termasuk menganggu. Rasulullah shallallahu a’lahi wa sallam bersabda,

يَا مَعْشَرَ مَنْ أَسْلَمَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يَدْخُلِ الْإِيْمَانُ فِي قَلْبِه،ِ لاَ تُؤْذُوا الْمُسْلِمِينَ وَلَا تُعَيِّرُوهُمْ وَلَا تَتَبَّعُوا عَوْرَاتِهِمْ؛ فَإِنَّهُ مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ، يَتَتَبَّعِ اللهُ عَوْرَاتِهِ، يَفْضَحْهُ وَلَوْ فِيجَوْفِ رَحْلِهِ

“Wahai sekalian orang yang telah berislam dengan lisannya namun belum masuk keimanan ke dalam hatinya. Janganlah kalian mengganggu kaum muslimin, jangan mencelanya, dan jangan mencari-cari aib mereka. karena sesungguhnya barangsiapa yang berupaya mencari aib saudaranya sesama muslim, niscaya Allah akan mencari aibnya, dan barangsiapa yang Allah cari aibnya maka pasti Allah akan membongkarnya walaupun dia berada di dalam rumahnya”  (HR. At-Tirmidzi no.2023, lihat Shahihul Jami’ no. 7985).

Kesimpulan:

  1. Sebaiknya akun pribadi facebook tidak digunakan untuk berjualan secara penuh
  2. Boleh berjualan di akun pribadi asalkan tidak sering sekali sebagaimana sebuah toko online
  3. Jika ingin berjualan penuh maka gunakan page facebook
  4. Sebaiknya tidak melakukan “spam komentar” yaitu memasang iklan di komentar status orang lain, apalagi tanpa izin

Demikian semoga bermanfaat

 

Lanjutkan membaca

Kembalilah Ke Tugas Utamamu

Standar

Ayo kembali ke tugas kita, ilmu, amal dan dakwah. Mari kita menghargai waktu kita, kembali membenahi hubungan kita dengan Allah saat fitnah seperti ini.

23 44 0

Akhir-akhir ini, banyak orang bahkan penuntut ilmu dan ustadz tersedot waktu, energi dan pikiran untuk mengikuti berita perkembangan politik praktis negeri ini yang semakin carut marut.

Beberapa penuntut ilmu bahkan ustadz mendadak berubah profesi dari pendakwah menjadi pengamat politik bahkan politikus yang mengulas dan menganalisa peta politik sehingga tersibukkan dari tugas mulia yang inti.

Lebih para lagi, para awam yang tidak mengerti thaharah (bersuci) dan shalat pun berani berbicara masalah besar tanpa kontrol dan kendali seakan ulama kibar dan Mufti.

Saudaraku, manhaj salaf yang saya kenal sejak dulu adalah menyibukkan diri dengan ilmu, amal dan dakwah, bukan dengan politik praktis zaman ini yang penuh dengan noda-noda yang bertentangan dengan syariat Islam yang mulia. Dahulu Syaikh Albani berkata:

من السياية اليوم ترك السياية

“Termasuk politik syar’i zaman ini adalah meninggalkan politik praktis”.

Sungguh, sebuah nasehat dan ucapan yang sangat indah. Dan lebih indah lagi jika kita mengamalkannya, lebih-lebih dalam situasi hiruk-pikuk politik yang melelahkan saat ini.

Ayo kembali ke tugas kita, ilmu, amal dan dakwah. Mari kita menghargai waktu kita, kembali membenahi hubungan kita dengan Allah saat fitnah seperti ini. Bukankah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

العبادة في الهرج كهجرة إلي

Ibadah saat kacau pahalanya sepertinya hijrah padaku” (HR. Muslim no. 2948).

Mungkin Anda bertanya-tanya, kenapa bisa begitu? Karena saat situasi kacau, biasanya banyak orang lalai dari ibadah kepada Allah.

Bukan berarti kita tidak memikirkan masalah negeri, tapi kita punya cara sendiri menghadapinya berdasarkan tuntunan ilahi yaitu dengan menyibukkan ibadah. Kalaupun berbicara tentang politik, biarlah hal itu kita serahkan kepada orang-orang yang ahli di bidangnya dari ulama dan umara’ tanpa menyibukkan umat dan memprovokasi menuju anarkisme, demonstrasi dan pertumpahan darah.

Sekali lagi, mari bersikap tenang, jangan sibukkan diri kita dengan politik praktis.

Wahai para penuntut ilmu dan para ustadz, tolong ajarkanlah kami kembali kepada ilmu yg bermanfaat, gandenglah tangan kami menuju surga, jangan sibukkan kami terlibat dan terjun dalam dunia politik praktis yang kotor.

Semoga Allah memperbaiki keadaan negeri ini.

***

Penulis: Ust. Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi

Artikel Muslim.or.id

Sumber: http://muslim.or.id/29304-kembalilah-ke-tugas-utamamu.html

Cerita Jokowi Under Cover

Standar

Ramai rami pada ngomongin Cerita Jokowi Under Cower jadi ketawa sendiri.

jokowi-under-cover

 

Padagal banyak yang gak pada tahu apa arti Under Cover, kalau menurus bahasa under kan berarti dibawah kalau Cover nya diartikan Tutup berarti Jokowo Presiden RI dibawah tutup, emang tutup apaaan, mungkin yang dimaksud Cover itu Selimut kali ya, Jadi Mungkin maksus yang punya Cerita  – katanya certa ini sudah bibuat buku  – belaiu ingin meceriutakan  apakah bapak Jokowi presiden kita malam tidurnya pakai selimut.

Ya iyalah, namanya juga bapak presiden kan kamarnay paka AC, dingin ya kalau tidar ya pakai selimut. Beliau sendiri (Bapak President)  mendengar orang ribut ribut  ngomonginh “Jokowi Under Cover” tertawa ngakak terpingkel pingkel, “lha wong kaya gitu aja kok diceritaain di buat buka segala”.  mau cari sensasi. whooooo…

coba kita lihat apa kata orang tentang Jokowi under Cover hehe

sumber

https://www.youtube.com/channel/UCr_VYD_PLCC129en4RC17NA

 

Cara Merekam Layar Komputer atau Laptop jadi Video

cara-rekam-screen-desktop
Standar

cara-merekam-video-di-komputer

Inilah Tutorial Cara Merekam Layar komputer menjadi Video (Video Screen Shoot)

Saat ini semua sudah serba digital dan canggih, semakin banyak kemudahan yang bisa kita dapatkan dari komputer atau technologi Imformasi, berbagai informasi dan berkomunikasi sudah dapat diakses dengan mudah berkat adanya internet. Dan Internet sendiri merupakan alat komunikasi yang paling canggih, murah dan gampang didapat tanpa adanya kendala batas dan jarak.

Berkat  technologi internet inilah kita dapat belajar segala sesuatu, pastinya hal ini semua berkat kemudahan yang bisa didapat dari mesin pencarian seperti google.

Pada kesempatan ini perkenankan saya membahas cara merekam layar / screen recorder PC (Laptop dan Komputer) yang bisa kita jadikan sebuah video.

Cara merekam layar komputer menjadi Video

Sunnguh kita harus bersukur dan ikhwan semua yang ingin mengabadikan dengan menyimpan file video yang direkam dari screen desktop di pc. Misalnya ikhwan ingin membagikan cara membuat du komputer atau suatu cara diupload di internet.

Sebenarnya masih banyak dari kita yang belum tahu bagaimana merecorder /recording layar komputer ke video?

sesungguhnya screen recorder ini sama fungsinya dengan screen shot/print screen. Cuma kelebihananya pada screen recording kita dapat menyimpan atau merekam layar desktop pc dalam bentuk video,  video yang Yang bisa berupa suara dan video.

Yang diperlukan semua itu adalah sebuah aplikasi, dan aplikasi yang mudah untuk digunakan dan gratis adalah free screen recorder.

Aplikasi ini cukup sederhana dan ringan akhi, sangat cocok  untuk akhi yang ingin merekam layar komputer atau laptop ketika ingin merekam tutorial tentang suatu hal yang perlu dibagikan dengan merekam layar desktop.

Seperti sudah di jelaskan diatas, bahwa ketika hendak merekam video, suatu cara atau presentasi atau hal lain dengan merekam layar pc dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi ini. dengan cara sebagai berikut.

  1. Pertama-tama download terlebih dahulu aplikasi yaitu “Free Screen Recorder”
  2. Instal aplikasi “free screen recorder”.

Lalu jalankan program tersebut maka akan tampil seperti gambar dibawah ini, sebelum kita rekam kita pilih general option gambar gear. Agar bisa mengatur luas area desktop yang akan direkam.cara-rekam-screen-desktop

4. Kemudian akan muncul menu general options dan ada tiga pilihan lebar layar yaitu Nomral (untuk ukuran kecil), fixed region (sobat tentukan layar manual) dan full screen (seluruh layar). selahkan terserah anda, kemudian klik Ok.

Cara rekam desktop / Screen Shot jadi vido

Cara rekam desktop / Screen Shot jadi vido

Untuk rekam klik tombol lingkaran merah dan rekam sudah dimulai.Jika sudah selesai, klik tombol kotak biru untuk selesai

Kemudia akhi dapat menyimpan video rekaman tersebut di folder video yang dapat anda temukan dengan mudah. Kumudian Tinggal klik save udah daeh selesai.

Ternyat merekam layar koputer menjadi video itu sangat mudah,

Jika akhi menyukai artikel ini ailahkan si share ke yang lain dimana saja agar bisa bermanfaat bagi saudara kita semua.

Jika ada pertanyaan yang ingin ditanyakan. Boleh kirimkan pertanyaan tersebut dikolom komentar.

Selamat mencoba merekam layar pc. Kamu pasti bisa…!!

http://bit.ly/rekamlayarjadivideo

Wassalam.

 

Begitu dasyatnya riba mempengaruhi agama seseorang.

Standar
Semangat mwmbela agama 411 dan 212

Semangat membela agama, mengalahkan kepentingan apapun yang ada dalam diri manusia. Apapun yang terjadi Aqidah dan syariah harus di tegakkan

SEMALAM saya bertanya kepada ustadz, mengapa salah satu kawan saya yang saat kuliah dulu begitu teguh dalam prinsip, begitu kuat ghiroh beragamanya, sekarang cenderung memusuhi apa yang dahulu ia bela. Ketika ada yang merendahkan agamanya, ia justru membela orang-orang yang jelas melecehkan agama.
“Agaknya waktu telah merubahnya, tadz,” aku menambahkan.
Ustadz menjawab, “Bukan, ini bukan soal waktu. Ini berkaitan dengan penghasilan yang ia terima, makanan yang ia makan.”
“Maksudnya bagaimana, tadz?”
“Jika yang ia peroleh dan yang ia makan itu berasal dari hal yang syubhat bahkan mengandung ribawi. Maka hal itu pasti akan merubah perilaku bahkan pandangannya terhadap agama. Yang dulunya semangat membela Al Quran, bisa jadi berubah menjadi memusuhi Al Quran. Aku tidak tahu apa pekerjaan temanmu saat ini, kemungkinan ada unsur riba yang ada dalam pekerjaannya sehingga hatinya tertutup dan sulit sekali menerima hidayah.”
Sejenak aku termenung, memang benar kata ustadz, rekan saya satu kos ini sekarang telah menjadi manajer di salah satu instansi keuangan. Masyaallah, kira-kira inilah yang menyebabkan kemunduran dalam dirinya. Mungkin dia sukses duniawi, tetapi jiwanya menjadi kering, ruh jihad dalam dadanya telah pergi meninggalkan dirinya.
Apa yang ada dalam benaknya adalah bagaimana menumpuk kekayaan dengan cepat, tanpa berfikir lagi apakah harta yang ia peroleh tersebut harta yang barokah atau tidak. Terlalu sedikit padahal dunia yang ia peroleh dibandingkan dengan kerugiannya kelak di akhirat. Nauzubillah…
Teringat Firman Allah dalam QS Al Baqarah 275: “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”
#SayNoToRiba