MENGIKUTI KEBANYAKAN ORANG !

Standar

avatar“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”

[QS. al-An’am/6 : 116]

★★★★★★★★★★

Hanya karena kedangkalan ilmu agama maka manusia banyak tertipu oleh kelompok mayoritas, padahal jika manusia mengetahui tabiat manusia yang jelek pasti mereka menyesal mengikuti mereka. Barangsiapa ingin selamat dari makar mereka, simaklah pembahasan berikut:

Makna Ayat Secara Umum  Lanjutkan membaca

Siapa Menanggung Dosa Riba

Standar

Nasabah Bank Ribawi Juga Ikut Menanggung Dosa

Pertanyaan

Saya berutang kepada seorang teman senilai Rp 100.000,- dengan perjanjian sebulan kemudian dikembalikan sebesar Rp 150.000,-. Ketika jatuh tempo tiba, saya berusaha hanya mengembalikan Rp 100.000,- saja, tapi dia ngotot minta tambahan sebesar 50 ribu.

Apa status hukum tambahan tersebut?

Jika itu riba, apakah saya berdosa karenanya?

Bagaimanakah cara untuk membersihkan diri dari uang utangan riba, mengingat uang utangan tersebut telah bercampur dengan harta saya yang lain?

Apa yang harus aku lakukan?

Jawaban:

Allah mengharamkan riba dan memberi Lanjutkan membaca

Macam-macam Jual Beli

Standar

Jual Beli.

Oleh
Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi

Macam-Macam Jual Beli Yang Dilarang Syari’at
1. Bai’ul Gharar
Yaitu semua jual beli yang mengandung unsur jahalah (ketidak-jelasan) atau mengandung unsur mengadu peruntungan atau judi.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata:

نَهَى رَسُولُ اللهِصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bai’ul hashaat dan bai’ul gharar (menjual barang yang ada unsur penipuan)” [14]

Al-Imam an-Nawawi rahimahullah Lanjutkan membaca

Idul Fitri, Hari Kemenangan….?

Standar

Assalamu ‘alaikum warohmatullahi wabarakaatu

Sebagaimana kita ketahui, bulan Ramadhan merupakan bulan berkah, bulan rahmat, bulan keampunan dan bulan dengan penuh kelebihan, bulan dimana dibukanya pintu-pintu syurga dan ditutupnya semua pintu neraka dan diikat semua syaitan, bulan dimana orang-orang yang malaksanakan ibadah berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu, bualn dimana segala kelebihan ada padanya.

Dan kini, tak terasa  hari-hari dengan beribu kelebihan tersebut telah berlalu. dan umat muslimpun dengan suka citanya mereka merayakan hari (kemenangan?) hari raya “Iedul Fitr”, segala daya dan upaya, harta, tenaga pikiran diupayakan untuk merayakan (kemenangan?) tersebut, berbagai cara pun dilakukan dari mulai SMS, BBM, WA hingga kunjungan kesanak famili ,saudara, kerabat, hingga teman, bahkan kepada orang yang tidak pernah kenal sekaipun mereka sapa, dari mulai medoakan akan harapan diterima nya amal ibadah puasa mereka sampai permintaan maaf terhadap kesalahan kesalahan yang mereka sadari dan tertahan selama setahun( (nunggu lebaran), ataupun perkara-perkara yang tak pernah mereka lakukan pokoknya semua “Mohon maaf lahir dan batin”.

Bulan Ramadhan bagi sebagian umat islam merupakan bulan yang mereka nanti-nantikan, serta dijadikannya sebagai bulan pendekatan diri kepada sang Khalik, bulan pembelajaran, bulan pengakukan dosa dan pertaubatan nasuha, dimana mereka bersungguh-sunggu beribadah dibulan tersebut, Lanjutkan membaca