Duhai Wanita

jilbag gaul dan jilbab syar'i
jilbag gaul versus jilbab syar’i

Sebagai Wanita, kadang aku tidak mengerti dengan makhluk bernama wanita. Ada berjuta warna tentang wanita. Ada wanita yang amat menjaga kehormatannya, setengah hati menjaga dan ada pula yang menjual kehormatan tanpa harga. Ada wanita yang merasa amat terhina saat dipandang sedemikian rupa oleh lelaki, ada yang biasa saja, bahkan ada yang senang dan bangga.

Dari cara berpakaian pun ketahuan, mana wanita yang menghargai dirinya sendiri, mana yang tidak. Wanita yang menutup seluruh badannya kecuali muka dan telapak tangan dengan pakaian longgar tentu sangat berbeda dengan mereka yang menutup seluruh auratnya dengan kain transparan dan ketat membentuk tubuh. Amat berbeda juga dengan yang membiarkan bagian tubuhnya terbuka dan terlihat.

Duhai wanita, benar-benar aku tak mengerti. Bukankah telah datang padamu pengetahuan tentang cara berpakaian yang datangnya dari Sang Pencipta? Di zaman sekarang rasanya tak mungkin engkau tak tahu. Bukankah pengajian dan majelis taklim pun bertebaran di sekitarmu? Di masjid, mushola, rumah tetangga, televisi, radio, koran, majalah dan masih banyak sumber informasi lainnya. Bukankah saat engkau keluar rumah, amat mudah dijumpai wanita yang menutup aurat dengan benar? Tak pernahkah engkau berpikir dan bertanya-tanya dalam hatimu, mengapa mereka seperti itu dan engkau tidak? Bukankah engkau dan ia sama-sama wanita? Sama-sama memiliki keindahan kulit dan tubuh yang menarik bagi lawan jenis. Lanjutkan membaca “Duhai Wanita”

Iklan

MENGIKUTI KEBANYAKAN ORANG !

avatar“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).”

[QS. al-An’am/6 : 116]

★★★★★★★★★★

Hanya karena kedangkalan ilmu agama maka manusia banyak tertipu oleh kelompok mayoritas, padahal jika manusia mengetahui tabiat manusia yang jelek pasti mereka menyesal mengikuti mereka. Barangsiapa ingin selamat dari makar mereka, simaklah pembahasan berikut:

Makna Ayat Secara Umum  Lanjutkan membaca “MENGIKUTI KEBANYAKAN ORANG !”

Siapa Menanggung Dosa Riba

Nasabah Bank Ribawi Juga Ikut Menanggung Dosa

Pertanyaan

Saya berutang kepada seorang teman senilai Rp 100.000,- dengan perjanjian sebulan kemudian dikembalikan sebesar Rp 150.000,-. Ketika jatuh tempo tiba, saya berusaha hanya mengembalikan Rp 100.000,- saja, tapi dia ngotot minta tambahan sebesar 50 ribu.

Apa status hukum tambahan tersebut?

Jika itu riba, apakah saya berdosa karenanya?

Bagaimanakah cara untuk membersihkan diri dari uang utangan riba, mengingat uang utangan tersebut telah bercampur dengan harta saya yang lain?

Apa yang harus aku lakukan?

Jawaban:

Allah mengharamkan riba dan memberi Lanjutkan membaca “Siapa Menanggung Dosa Riba”

Hasanah City,

Seandainya Beli Rumah Seringan Balon Udara

Mungkinkah?

Saya saat ini masih merasakan keinginan besar untuk mendapatkan rumah idaman untuk istri dan anak-anak. Sedikitnya iri karena melihat teman yang sebaya mulai memiliki tempat tinggal dan tidak lagi menjadi kontraktor seperti saya.

Mencari-cari dan berselancar di dunia internet ternyata harga rumah semakin meningkat tanpa saya inginkan hal itu. Saat ini saya tersadar sekali bahwa langkah saya harus cepat dalam mengambil rumah.

Dimanapun lokasinya yang terpenting saya bisa memiliki rumah yang bisa dihuni oleh keluarga tercinta. Ada memang pemikiran lokasi, namun yang terpenting adalah pembelian rumah dengan metode yang ringan layaknya balon udara.

Berpikir keras dan bekerja keras setiap Lanjutkan membaca “Hasanah City,”

Kritik: Anjuran Adzan di Telinga Bayi

Adakah tuntunan mengadzankan bayi ketika lahir?

Kebanyakan buku atau kitab yang menjelaskan hal-hal yang mesti dilakukan ketika menyambut sang buah hati adalah amalan satu ini yaitu adzan dan iqomah di telinga bayi yang baru lahir. Bahkan bukan penulis-penulis kecil saja, ulama-ulama hebat pun menganjurkan hal ini sebagaimana yang akan kami paparkan. Namun, tentu saja dalam permasalahan ini yang jadi pegangan dalam beragama adalah bukan perkataan si A atau si B. Yang seharusnya yang jadi rujukan setiap muslim adalah Al Qur’an dan hadits yang shohih.Boleh kita berpegang dengan pendapat salah satu ulama, namun jika bertentangan dengan Al Qur’an atau menggunakan hadits yang lemah, maka pendapat mereka tidaklah layak kita ikuti. Itulah yang akan kami tinjau pada pembahasan kali ini. Apakah benar adzan atau iqomah pada bayi yang baru lahir disyari’atkan (disunnahkan)? Lanjutkan membaca “Kritik: Anjuran Adzan di Telinga Bayi”

Polemik Wanita Menyetir di Kerajaan Saudi Arabia

Polemik Wanita Menyetir di Kerajaan Saudi Arabia

Seorang wanita Saudi yang menentang larangan mengemudi di kerajaan tersebut, terluka dan temannya tewas ketika mobil yang mereka kendarai terbalik di utara provinsi Hael, seorang juru bicara polisi mengatakan pada hari Senin kemarin (23/1). Lanjutkan membaca “Polemik Wanita Menyetir di Kerajaan Saudi Arabia”

Macam-macam Jual Beli

Jual Beli.

Oleh
Syaikh Abdul Azhim bin Badawi al-Khalafi

Macam-Macam Jual Beli Yang Dilarang Syari’at
1. Bai’ul Gharar
Yaitu semua jual beli yang mengandung unsur jahalah (ketidak-jelasan) atau mengandung unsur mengadu peruntungan atau judi.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata:

نَهَى رَسُولُ اللهِصَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ.

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bai’ul hashaat dan bai’ul gharar (menjual barang yang ada unsur penipuan)” [14]

Al-Imam an-Nawawi rahimahullah Lanjutkan membaca “Macam-macam Jual Beli”

Idul Fitri, Hari Kemenangan….?

Assalamu ‘alaikum warohmatullahi wabarakaatu

Sebagaimana kita ketahui, bulan Ramadhan merupakan bulan berkah, bulan rahmat, bulan keampunan dan bulan dengan penuh kelebihan, bulan dimana dibukanya pintu-pintu syurga dan ditutupnya semua pintu neraka dan diikat semua syaitan, bulan dimana orang-orang yang malaksanakan ibadah berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan keikhlasan nescaya akan diampuninya segala dosanya yang telah lalu, bualn dimana segala kelebihan ada padanya.

Dan kini, tak terasa  hari-hari dengan beribu kelebihan tersebut telah berlalu. dan umat muslimpun dengan suka citanya mereka merayakan hari (kemenangan?) hari raya “Iedul Fitr”, segala daya dan upaya, harta, tenaga pikiran diupayakan untuk merayakan (kemenangan?) tersebut, berbagai cara pun dilakukan dari mulai SMS, BBM, WA hingga kunjungan kesanak famili ,saudara, kerabat, hingga teman, bahkan kepada orang yang tidak pernah kenal sekaipun mereka sapa, dari mulai medoakan akan harapan diterima nya amal ibadah puasa mereka sampai permintaan maaf terhadap kesalahan kesalahan yang mereka sadari dan tertahan selama setahun( (nunggu lebaran), ataupun perkara-perkara yang tak pernah mereka lakukan pokoknya semua “Mohon maaf lahir dan batin”.

Bulan Ramadhan bagi sebagian umat islam merupakan bulan yang mereka nanti-nantikan, serta dijadikannya sebagai bulan pendekatan diri kepada sang Khalik, bulan pembelajaran, bulan pengakukan dosa dan pertaubatan nasuha, dimana mereka bersungguh-sunggu beribadah dibulan tersebut, Lanjutkan membaca “Idul Fitri, Hari Kemenangan….?”